Senin, 14 September 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
80 Perusahaan Berebut Penghargaan di Malam Puncak InTechSEA Awards 2026 Jakarta ◆ BMKG Tuan Rumah, Delegasi ASEAN Bahas Masa Depan Teknologi Modifikasi Cuaca di Jakarta ◆ ZTE Gelar Forum Ekosistem Layanan Digital 2026 di Jakarta, Rayakan Sukses Proyek Integrasi Jaringan XLSMART ◆ Menteri PKP dan Dubes China Bentuk Tim Gabungan demi Genjot Rumah Susun Terjangkau ◆ Bukan Cuma Mobil Listrik, Chery Kini Jual Robot Humanoid Lewat AiMOGA di Jakarta
TEKNOLOGI

80 Perusahaan Berebut Penghargaan di Malam Puncak InTechSEA Awards 2026 Jakarta

Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar malam penganugerahan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026). Acara ini diikuti lebih dari 80 perusahaan dari berbagai sektor dan dihadiri sejumlah menteri, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Infrastruktur AHY, Menko Pangan Zulkifli Hasan, serta pengusaha nasional Arsjad Rasjid. Tahun ini InTechSEA pindah panggung dari Makassar ke Jakarta dengan sejumlah kategori baru, termasuk Hilirisasi Pertambangan usulan Kementerian ESDM dan The Arsjad Rasjid Award for Sustainability Innovation.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 14 September 2026, 04:04 WIB · Diperbarui 14 September 2026, 18:16 WIB · 6 dibaca
INTECHSEA
— Foto: UNHAS TV

JAKARTA, DigiTVNews.com — Panggung inovasi berskala nasional hadir di Jakarta malam ini. Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar malam penganugerahan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Capital Place, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026). Ajang ini mempertemukan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan para inovator dalam satu panggung besar untuk mengapresiasi inovasi teknologi yang berdampak sosial dan lingkungan.

Direktur Inovasi dan Kekayaan Intelektual Unhas, Asmi Citra Malina, mengatakan tingginya partisipasi dunia usaha menunjukkan InTechSEA mulai berkembang sebagai wadah yang mempertemukan inovasi dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Rangkaian InTechSEA Awards 2026 diikuti lebih dari 80 perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari energi, minyak dan gas, pertambangan, industri, jasa keuangan, hingga perusahaan yang menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan. Di antara peserta yang berpartisipasi adalah PT Pertamina Gas, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Hadji Kalla, dan PT Asuransi Kredit Indonesia, bersama puluhan perusahaan besar nasional lainnya.

Besarnya keterlibatan korporasi ini membuat InTechSEA dinilai tidak lagi sekadar menjadi ajang seremonial pemberian penghargaan, melainkan mulai tumbuh menjadi titik temu antara kampus, korporasi, pemerintah, dan inovator untuk membicarakan bagaimana teknologi dan inovasi dapat menjawab persoalan sosial dan lingkungan, sekaligus punya peluang diterapkan dalam skala yang lebih luas.

Malam penganugerahan ini turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh dunia usaha nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dipastikan hadir, bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta pengusaha nasional Arsjad Rasjid dan sejumlah pemimpin perusahaan dari berbagai sektor.

Menurut Asmi, kepastian kehadiran Menteri ESDM diperoleh setelah tim Unhas melakukan audiensi langsung dengan Kementerian ESDM. Kementerian disebut menyambut positif penyelenggaraan InTechSEA dan bahkan mengusulkan kategori baru, yakni Hilirisasi Pertambangan, yang dinilai relevan dengan agenda nasional peningkatan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.

Tahun ini InTechSEA turut menghadirkan sejumlah kategori penghargaan baru. Salah satunya adalah The Arsjad Rasjid Award for Sustainability Innovation, penghargaan khusus bagi mahasiswa yang menghasilkan gagasan, riset, maupun inovasi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan keberlanjutan.

Selain itu, terdapat pula GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) Special Award, yang diberikan kepada program-program yang berhasil mengintegrasikan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial dalam pelaksanaannya. Para penerima penghargaan akan dikelompokkan dalam tiga tingkatan, yaitu Platinum, Gold, dan Silver, berdasarkan akumulasi penilaian risalah dan presentasi peserta.

InTechSEA sejatinya bukan ajang baru bagi Unhas. Tahun sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Makassar dan diikuti 156 peserta, termasuk sejumlah perusahaan besar nasional. Tahun ini, panggung InTechSEA dipindahkan ke Jakarta dengan orientasi yang lebih kuat pada kolaborasi lintas sektor dan hilirisasi inovasi menjadi produk atau kebijakan nyata.

Pemindahan lokasi ke ibu kota ini juga menjadi bagian dari strategi Unhas untuk memperluas jejaring di tingkat nasional, sekaligus memperkuat perannya sebagai center of excellence berbasis Benua Maritim Indonesia. Kehadiran para pengambil kebijakan dan pelaku industri di acara ini dinilai memperkuat posisi InTechSEA bukan hanya sebagai forum apresiasi, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara inovasi, kebijakan, investasi, dan kebutuhan industri secara langsung.

Unhas berharap, ke depan, InTechSEA dapat terus menjadi referensi nasional dalam memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial dan lingkungan, sekaligus mempercepat jalan riset-riset kampus untuk benar-benar diterapkan di dunia industri.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter