Sabtu, 24 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Dari M-Paspor hingga Data Lapas, Kemenko Kumham Imipas Susun Lima Jurus Digitalisasi Layanan Hukum ◆ DFSK Membawa E5 Plus Susuri Jakarta-Surabaya-Bali untuk Membuktikan Kemampuan PHEV di Jalan Nyata ◆ Aksara Daerah Dibidik Jadi Aset Ekonomi Baru Lewat Kolaborasi Kemenekraf dan PANDI ◆ Dipimpin Norwegia dan Finlandia, Koalisi 20 Negara Desak PBB Bentuk Badan Pengawas AI ◆ Dorong Konversi Motor Bensin ke Listrik, Pemerintah Bidik Kemandirian Energi
TEKNOLOGI

Rusia Tawarkan Jaringan 98 Satelit dan Lab Kampus, Komdigi Buka Peluang bagi BUMN

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan delegasi Administrasi Presiden Rusia menjajaki kerja sama teknologi satelit dan kecerdasan artifisial (AI) dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Rusia memaparkan jaringan 98 satelit, akses data satelit, program pendidikan, dan pembangunan laboratorium kampus. Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo membuka peluang keterlibatan perusahaan satelit nasional, termasuk BUMN, dan mendorong AI untuk pendidikan serta literasi digital. Pembahasan masih tahap awal dan belum ada kesepakatan resmi.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 21 Oktober 2026, 14:34 WIB · Diperbarui 24 Oktober 2026, 04:32 WIB · 7 dibaca
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menerima kunjungan delegasi Administrasi Presiden Rusia di Kantor Komdigi
— Foto: teknologi.bisnis.com

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Indonesia dan Rusia mulai menjajaki kerja sama di bidang teknologi satelit dan kecerdasan artifisial (AI). Penjajakan ini muncul dalam pertemuan antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan delegasi Administrasi Presiden Rusia di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Delegasi Rusia dipimpin Inal Ardzinba, Head of the Department for Coordination of Strategic Initiatives di Directorate for Strategic Partnership and Cooperation. Mereka diterima Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.

Rusia Paparkan Jaringan Satelit

Dalam pertemuan itu, pihak Rusia menjelaskan peluang pemanfaatan teknologi satelit. Cakupannya meliputi sistem administrasi, perangkat penerima di Indonesia, dan akses ke data satelit. Delegasi menyebut jaringan yang dipaparkan terdiri dari 98 satelit, dengan perusahaan terkait meluncurkan sekitar 16 satelit setiap tahun.

Angga menyambut baik tawaran tersebut dan mengarahkannya ke industri dalam negeri. Ia menyebut perusahaan satelit Indonesia, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), bisa menjadi mitra. Menurutnya, pemerataan infrastruktur digital penting bagi Indonesia yang wilayahnya sangat luas. Komdigi ingin membangun infrastruktur digital yang adil bagi semua orang.

Kerja sama satelit yang dibahas tidak hanya soal perangkat dan data. Rusia juga menawarkan program pendidikan serta pembangunan laboratorium di Indonesia, sehingga mahasiswa bisa mempelajari dan mengoperasikan satelit secara langsung. Angga menambahkan bahwa Indonesia sudah memiliki sejumlah lembaga riset dan inovasi untuk satelit dan komunikasi.

AI untuk Literasi Digital

Di luar satelit, AI menjadi agenda kedua. Angga menyatakan ketertarikan pada pemanfaatan AI di bidang pendidikan. Ia menekankan literasi digital perlu menjangkau masyarakat luas, bukan hanya siswa, dan tidak berhenti pada kemampuan memakai teknologi.

Komdigi menyebut pembahasan ini sebagai pijakan awal. Bidang yang akan digarap, mulai dari satelit, AI, riset dan inovasi, hingga pengembangan talenta digital, akan diidentifikasi lebih lanjut sesuai kebutuhan kedua negara. Sejauh ini belum ada nilai kerja sama, jadwal, atau mitra spesifik yang diumumkan.

Pertemuan ini berlangsung tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Vladimir Putin di Vladivostok pada 3 September 2026, di sela Eastern Economic Forum ke-11. Hubungan diplomatik kedua negara sudah berjalan lebih dari lima dekade, dan statusnya naik menjadi kemitraan strategis tahun lalu.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter