Kamis, 22 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Dari M-Paspor hingga Data Lapas, Kemenko Kumham Imipas Susun Lima Jurus Digitalisasi Layanan Hukum ◆ DFSK Membawa E5 Plus Susuri Jakarta-Surabaya-Bali untuk Membuktikan Kemampuan PHEV di Jalan Nyata ◆ Aksara Daerah Dibidik Jadi Aset Ekonomi Baru Lewat Kolaborasi Kemenekraf dan PANDI ◆ Dipimpin Norwegia dan Finlandia, Koalisi 20 Negara Desak PBB Bentuk Badan Pengawas AI ◆ Dorong Konversi Motor Bensin ke Listrik, Pemerintah Bidik Kemandirian Energi
TEKNOLOGI

Lari Bersama Insan Pers, Wamenkomdigi Angga Raka Ingatkan Berita Harus Utuh dan Sesuai Fakta

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengingatkan pers agar tetap menyajikan informasi yang jernih, utuh, dan akurat di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi. Pesan itu disampaikan usai mengikuti Run for Good Journalism 2026 di Jakarta Selatan pada 18 Oktober 2026, yang memperingati HUT ke-14 Forum Pemimpin Redaksi. Menurutnya, informasi memang beredar dalam hitungan detik, tetapi masyarakat tetap membutuhkan berita yang benar untuk memahami peristiwa. Menkomdigi Meutya Hafid turut menekankan pentingnya verifikasi sebelum berita disebarkan.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 21 Oktober 2026, 14:33 WIB · 1 dibaca
Run for Good Journalism 2026
— Foto: Komdigi

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Derasnya arus informasi digital tidak menghapus kebutuhan publik akan berita yang benar. Pesan itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo saat menghadiri Run for Good Journalism 2026 di Kampus Unika Atma Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan bertema “Pers untuk Publik” tersebut digelar Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) untuk memperingati hari ulang tahun ke-14. Selain Angga, hadir pula Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, yang bersama-sama menyemangati para peserta lari.

Usai kegiatan, Angga mengingatkan pers agar tetap menyajikan informasi yang jernih, utuh, dan sesuai fakta di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi. Menurutnya, informasi kini memang beredar dalam hitungan detik, tetapi masyarakat tetap memerlukan pemberitaan yang lengkap dan benar agar bisa memahami suatu peristiwa dengan baik.

Angga menegaskan bahwa pers adalah pelayan publik. Karena itu, pers bertanggung jawab menghadirkan informasi yang jelas dan terang bagi masyarakat. Dengan banjir informasi yang terjadi sekarang, ia menilai peran pers Indonesia justru semakin dibutuhkan agar publik tidak tersesat di tengah kabar yang simpang siur.

Ia juga mengajak insan pers menjaga profesionalisme dan semangat dalam bekerja, sambil menyampaikan ucapan selamat kepada Forum Pemred atas usia ke-14.

Pesan serupa disampaikan Meutya Hafid. Menkomdigi menyebut tema “Pers untuk Publik” mengingatkan bahwa kerja jurnalistik harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pers perlu berpegang pada kode etik jurnalistik dan memastikan setiap informasi telah melalui proses verifikasi sebelum sampai ke publik. Ia menekankan agar berita yang disebarkan sudah melewati cross-check dan re-check sehingga publik menerima informasi yang paling akurat.

Kecepatan, kata Meutya, perlu berjalan seiring dengan ketelitian. Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini juga dimaknai sebagai ruang menyerap aspirasi publik, memperkuat solidaritas insan pers, dan mendukung keberlanjutan jurnalisme berkualitas.

Pesan dari pemerintah itu muncul ketika pemerintah juga tengah menaruh perhatian pada integritas informasi di ruang digital, mulai dari penanganan hoaks hingga kajian pelabelan konten buatan kecerdasan artifisial. Dalam konteks tersebut, pers yang jernih dan akurat dipandang sebagai rujukan utama bagi masyarakat untuk memilah kabar yang dapat dipercaya.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter