JAKARTA, DigiTVNews.com -- Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) akan menggelar Peruri Digital Summit 2026 di Taman Kota Peruri, Jakarta, pada 21–22 Oktober 2026. Forum ini mengusung tema "Building Technology of The Future". Perusahaan menyoroti peran AI, teknologi semikonduktor, dan Post-Quantum Cryptography (PQC) sebagai aspek penting dalam membangun ekosistem digital yang inovatif, aman, dan berkelanjutan.
Informasi itu disampaikan Direktur Digital Business Peruri Edwin Purwandesi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/9/2026). Edwin menyebut acara ini sebagai "wadah strategis untuk merumuskan masa depan ekosistem digital Indonesia".
Forum ini mempertemukan masyarakat, pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan komunitas teknologi. Peruri membagi pembahasan ke dalam tiga topik.
1. Kecerdasan buatan (AI) akan mengeksplorasi perannya dalam mendorong transformasi berbagai sektor.
2. Semikonduktor akan mengangkat pentingnya chip sebagai fondasi perangkat dan layanan digital, mulai dari sistem pembayaran dan identitas digital hingga infrastruktur teknologi.
3. Perspektif PQC yang akan membahas kesiapan keamanan digital menghadapi komputasi generasi berikutnya. Isu ini juga mulai dikaitkan dengan keamanan transaksi dan aset digital.
Menjelang acara puncak, Peruri menggelar sejumlah kegiatan pra-summit yang melibatkan komunitas dan talenta digital. Salah satunya Peruri Chip Hackathon 2026, kompetisi inovasi teknologi bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide dan solusi di bidang desain chip dan semikonduktor. Peruri menyebut program ini bagian dari upaya membangun talenta yang dibutuhkan bagi ekosistem semikonduktor nasional.
Fokus pada semikonduktor bukan hal baru bagi Peruri. Pada akhir Juli 2026, perusahaan meluncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih. Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko mengatakan layanan digital harian, dari paspor elektronik, kartu identitas, hingga kartu pembayaran, sangat bergantung pada chip. Ia juga menilai ketersediaan talenta dan kemampuan merancang chip di dalam negeri masih sangat terbatas akibat tingginya biaya perangkat kerja dan minimnya akses sarana praktikum.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto saat itu menyambut inisiatif tersebut. Ia mendorong agar ruang uji coba digital ini segera dieksekusi secara cepat dan kolaboratif. Di jalur riset, Antara juga melaporkan bahwa Kemdiktisaintek mendukung hilirisasi riset chip paspor elektronik hasil kolaborasi ITB dan Peruri.
Taman Kota Peruri berada di kawasan Kota Peruri, Kebayoran Baru. Lokasinya diapit dua stasiun MRT, halte TransJakarta, dan Terminal Blok M, sehingga mudah dijangkau untuk kegiatan komunitas kreatif maupun teknologi. Di kawasan yang sama terdapat area kerja INA Digital dan M Bloc Space.
Peruri mengundang masyarakat, pelaku industri, akademisi, dan komunitas teknologi untuk hadir. Informasi profil pembicara, topik diskusi, dan registrasi peserta dapat diakses melalui situs resmi Peruri Digital Summit. Penyelenggara akan mengundang pakar dan praktisi di bidangnya, serta membuka peluang jejaring bagi peserta. Hingga berita ini ditulis, daftar pembicara belum diumumkan dalam pemberitaan yang tersedia.
Belum ada komentar yang ditayangkan.