Selasa, 29 September 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
AI Otonom OpenAI Bikin Australia Berang, Ini Kronologi Lengkapnya ◆ QRIS Dinilai Bisa Buka Jalan Ekonomi Kreatif RI Tembus Pasar Pembayaran Global ◆ Sugiono Bawa Indonesia Masuk Daftar 91 Penandatangan Konvensi Siber PBB ◆ ESET Hadirkan Layanan Keamanan Siber Terkelola dengan Respons 6 Menit di Indonesia ◆ Rosalia Indah, Sriwijaya Air, hingga FatSecret Kena Teguran Komdigi karena Belum Daftar PSE
FINANCE

Jalan Terbuka bagi Belanja Pakai QRIS di Timor-Leste, Peluncuran Dibidik 2027

Bank Indonesia dan Banco Central de Timor-Leste menandatangani nota kesepahaman sistem pembayaran yang membuka jalan bagi QRIS Antarnegara. Uji coba terbatas dijadwalkan tahun ini, sedangkan peluncuran ditargetkan pada 2027.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 29 September 2026, 00:40 WIB · Diperbarui 29 September 2026, 11:00 WIB · 5 dibaca
BI dan Bank Sentral Timor-Leste perkuat kerja sama
— Foto: idntimes.com

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Bank Indonesia (BI) dan Banco Central de Timor-Leste (BCTL) menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada 25 September 2026, sebagai langkah awal menghubungkan sistem pembayaran kedua negara. Salah satu agenda utamanya adalah menjajaki QRIS Antarnegara, sehingga warga dan pelaku usaha di Indonesia maupun Timor-Leste kelak bisa bertransaksi lintas batas dengan kode QR.

MoU diteken Gubernur BI Destry Damayanti dan Gubernur BCTL Hélder Lopes di sela Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) 2026. Kerja sama ini mencakup penguatan sistem pembayaran dan setelmen, inovasi keuangan digital, serta pertukaran informasi antarlembaga.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyebut kesepakatan ini menjadi landasan pengembangan konektivitas pembayaran Indonesia dan Timor-Leste, dengan QRIS Antarnegara sebagai salah satu bentuk implementasinya. BI berharap inisiatif ini membuat pembayaran lintas batas lebih mudah, efisien, aman, dan inklusif.

Integrasi ini juga diharapkan berdampak langsung pada arus barang, jasa, dan pariwisata di wilayah perbatasan, serta membuka akses keuangan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Bagi pelaku usaha dan wisatawan, konektivitas QRIS dinilai dapat memangkas biaya konversi mata uang dan mempercepat penyelesaian transaksi.

Soal jadwal, Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman mengatakan sistem ini ditargetkan mulai diluncurkan tahun depan, setelah proses sandboxing tahun ini, khususnya untuk Timor-Leste. Ia menyampaikannya dalam acara FEKDI x IFSE di JCC Senayan, Sabtu (26/9/2026). Menurut Aida, perluasan QRIS Antarnegara menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan konektivitas ekonomi dan keuangan digital, terutama demi mendukung mobilitas wisatawan.

Timor-Leste bukan satu-satunya negara baru yang disasar. Sehari sebelumnya, Kamis (24/9), BI menandatangani MoU dengan Hong Kong Monetary Authority (HKMA) untuk memperkuat pembayaran lintas negara berbasis QR code. Dengan dua kesepakatan itu, penggunaan QRIS diperluas ke delapan negara.

Enam negara yang lebih dulu terhubung adalah China, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. BI juga menyiapkan tahap berikutnya, karena sudah ada pembicaraan dengan beberapa negara lain untuk 2027. Nama negaranya belum diumumkan.

Data BI menunjukkan transaksi QRIS antarnegara sejauh ini mencatat net inbound, yakni nilai belanja warga asing di Indonesia jauh lebih besar dibanding transaksi WNI di luar negeri.

Ekspansi ini berjalan seiring pesatnya transaksi digital di dalam negeri. Hingga Juli 2026, transaksi QRIS mencapai 15 miliar, dengan 45 juta merchant dan 67 juta pengguna. Pada Agustus 2026, transaksi QRIS tumbuh 67,2 persen secara tahunan. BI juga memperkirakan transaksi ekonomi dan keuangan digital Indonesia pada 2030 bisa mencapai 147,3 miliar, sekitar empat kali lipat saat ini.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter