Jumat, 23 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Dari M-Paspor hingga Data Lapas, Kemenko Kumham Imipas Susun Lima Jurus Digitalisasi Layanan Hukum ◆ DFSK Membawa E5 Plus Susuri Jakarta-Surabaya-Bali untuk Membuktikan Kemampuan PHEV di Jalan Nyata ◆ Aksara Daerah Dibidik Jadi Aset Ekonomi Baru Lewat Kolaborasi Kemenekraf dan PANDI ◆ Dipimpin Norwegia dan Finlandia, Koalisi 20 Negara Desak PBB Bentuk Badan Pengawas AI ◆ Dorong Konversi Motor Bensin ke Listrik, Pemerintah Bidik Kemandirian Energi
FINANCE

Ekonomi Digital Nyaris US$100 Miliar, SMESCO Ajak UMKM Tak Sekadar Jadi Penonton

Indonesia Digital Meetup 2026 resmi dibuka di SMESCO Convention Hall, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026). Ajang edisi ketiga ini mengusung pemanfaatan kecerdasan buatan dan ekosistem digital untuk mendorong pertumbuhan bisnis, terutama bagi UMKM. CEO SMESCO Indonesia Doddy Matondang menyebut ekonomi digital nasional mendekati US$100 miliar dan pelaku usaha kecil harus ikut memanfaatkannya. Acara berlangsung dua hari, 15 hingga 16 Oktober, dan diselenggarakan bersama Volare Advertising Network.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 21 Oktober 2026, 14:33 WIB · Diperbarui 22 Oktober 2026, 10:40 WIB · 2 dibaca
Indonesia Digital Meetup
— Foto: Kementerian UMKM

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Pelaku usaha dari berbagai sektor berkumpul untuk membahas peluang bisnis di era kecerdasan buatan (AI). Indonesia Digital Meetup 2026 resmi dibuka di SMESCO Convention Hall, Jakarta, Kamis (15/10/2026), sebagai momentum bagi pelaku usaha mempercepat transformasi bisnis lewat AI dan digitalisasi secara produktif.

Ajang ini berlangsung dua hari. Mengusung tema “Where Business Meets AI”, IDM 2026 menjadi ruang temu bagi pelaku bisnis, brand, kreator, UMKM, praktisi pemasaran, hingga pemain teknologi. Penyelenggaraannya merupakan kolaborasi SMESCO dan Volare Advertising Network, dengan tiket yang dapat dibeli melalui BRImo dan Loket.com.

CEO SMESCO Indonesia Doddy Matondang menyebut ini edisi ketiga. Menurutnya, acara hadir untuk menjawab tantangan zaman, ketika sektor UMKM perlu didorong agar tidak sekadar menjadi penonton di pasar digital sendiri.

Ia memaparkan sejumlah data untuk menegaskan besarnya peluang. Ekonomi digital Indonesia disebut terus tumbuh dan mendekati US$100 miliar, atau sekitar Rp1.793 triliun dengan asumsi kurs Rp17.930 per dolar AS. Indonesia juga disebut berada di peringkat pertama Asia Tenggara dalam volume transaksi dan pertumbuhan video commerce.

Merujuk laporan e-Conomy SEA, sekitar 800 ribu seller dan toko memanfaatkan video commerce dengan pertumbuhan 75 persen secara tahunan, sementara volume transaksinya menembus 2,6 miliar. Doddy menilai tren itu berkaitan langsung dengan UMKM, karena pembahasan e-commerce pada dasarnya menyangkut usaha mikro, kecil, dan menengah.

Di sisi lain, SMESCO memosisikan diri lebih luas dari sekadar tempat pameran. Lembaga ini disebut bertransformasi menjadi kawasan berkumpulnya pelaku usaha yang siap mendunia dan menciptakan lapangan kerja baru. “Smesco bukan lagi tempat pameran,” ujar Doddy.

Untuk itu, SMESCO menggandeng berbagai mitra. Kolaborasi mencakup kementerian, lembaga keuangan BUMN, platform teknologi global seperti Google, hingga penyedia solusi digital. Salah satu yang diperkenalkan adalah marketplace lokal berteknologi AI yang diklaim menjamin efisiensi biaya platform bagi pelaku usaha.

Bagi peserta, ajang ini menawarkan manfaat praktis. Mereka dapat memperoleh wawasan tentang AI, menemukan perangkat yang sesuai kebutuhan, bertemu calon mitra, dan bertukar pengalaman dengan pelaku industri yang menghadapi tantangan digital serupa. Sebelumnya, SMESCO juga menggelar roadshow di lokasi yang sama pada 24 September 2026 bertema konten yang efektif dan menghasilkan penjualan.

Penyelenggara berharap IDM 2026 menjadi katalisator bagi jutaan UMKM untuk naik kelas, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat fondasi ekonomi digital nasional menuju Indonesia Emas.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter