Senin, 26 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Lonjakan Kebutuhan Listrik Pusat Data Dorong Pemerintah Rapatkan Barisan dengan Pengusaha Daerah ◆ Dari Bali, Indonesia dan Malaysia Rapatkan Barisan Jaga Anak dari Risiko Internet ◆ Listrik, Air, dan Jaringan Cadangan Jadi Syarat Pusat Data AI Melangkah ke Timur Nusantara ◆ Insinyur AI hingga Ahli Siber Diburu, Pemerintah Rancang Fondasi Ekosistem Digital Tepercaya ◆ Dari Nusa Dua, Indonesia Ajak Negara Berkembang Ikut Menentukan Arah Internet Dunia
TEKNOLOGI

Ratusan Jadwal Temu Bisnis di Sanur Dorong Startup Indonesia Gandeng Mitra Global

Bali Tech Week 2026 menjadwalkan lebih dari 900 pertemuan bisnis formal melalui platform HUB.ID untuk mempertemukan startup, investor, dan perusahaan teknologi. Rangkaian acara yang berlangsung pada 19-23 Oktober 2026 di Sanur, Bali, ini dirancang agar diskusi dan pameran teknologi berlanjut menjadi kerja sama nyata. Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan pertemuan tersebut menghasilkan proyek inovasi, investasi, dan kemitraan strategis bagi ekonomi digital Indonesia.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 26 Oktober 2026, 04:48 WIB · Diperbarui 26 Oktober 2026, 07:35 WIB · 2 dibaca
Konferensi pers Bali Tech Week 2026
— Foto: Komdigi

BALI, DigiTVNews.com -- Ratusan pertemuan bisnis sudah dijadwalkan sebelum Bali Tech Week 2026 memasuki hari-hari puncaknya. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat lebih dari 900 pertemuan formal terdaftar melalui HUB.ID. Pertemuan itu mempertemukan startup, investor, dan perusahaan teknologi dari dalam maupun luar negeri.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan hal itu saat pembukaan di Bali Beach Convention Center, Sanur, Senin (19/10/2026). Menurut Edwin, pertemuan lintas sektor memungkinkan pelaku industri menemukan mitra, memecahkan masalah bersama, dan mengubah ambisi menjadi kerja nyata. Selain pertemuan formal, pertemuan informal selama acara juga diharapkan membuka peluang kerja sama baru.

Komdigi menegaskan Bali Tech Week bukan sekadar ajang diskusi atau pameran teknologi. Rangkaian kegiatannya mencakup pertemuan bisnis terarah, penjajakan investasi, dialog kebijakan, dan pertukaran gagasan antara peserta lokal dan internasional. Penyelenggara juga menyiapkan sesi pertemuan satu lawan satu serta ruang pertemuan khusus bagi peserta.

Bali Tech Week 2026 berlangsung lima hari, 19-23 Oktober 2026, dengan tema “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”. Panitia menyebut acara ini mempertemukan lebih dari 4.000 peserta, termasuk lebih dari 1.000 delegasi internasional dari sedikitnya 32 negara. Lebih dari 200 pembicara dan moderator dihadirkan untuk membahas perkembangan industri teknologi, peluang bisnis, inovasi digital, dan tantangan ekosistem ekonomi digital.

Acara ini menggabungkan 13 agenda utama dalam satu rangkaian. Di antaranya BTW Con, Telkom Sovereign Tech Summit, HUB.ID Summit, IGDX 2026, KORIKA AIIS 2026, ITSEC AICX 2026, Tokocrypto Digital Summit, Digital Economic Policy Forum, dan Endeavour Global Forum. Komdigi menyelenggarakan acara ini bersama DailySocial.id.

Dorongan terhadap pertemuan bisnis ini tidak lepas dari kebutuhan pendanaan. Katadata melaporkan nilai investasi startup Indonesia masih sekitar Rp 7 triliun, sehingga Komdigi memanfaatkan Bali Tech Week untuk memperkuat kepercayaan investor. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut acara ini sebagai ajang strategis untuk mendorong investasi dan memperkuat ekosistem digital nasional. Ia juga menjanjikan regulasi yang terprediksi dan persaingan usaha yang adil demi menarik investor.

Pada konferensi pers persiapan 13 Oktober lalu, pendaftar Bali Tech Week Conference tercatat 1.785 orang. Jumlah itu sekitar 45 persen dari target 4.000 peserta.

Komdigi menempatkan acara ini dalam tiga arah transformasi digital, yaitu Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Terhubung berarti menyambungkan ekosistem digital nasional dengan jaringan teknologi, talenta, dan investasi global. Pemerintah juga mendorong industri, startup, dan perguruan tinggi mengembangkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat, memperkuat talenta lokal, serta membangun layanan digital yang aman dan tepercaya.

Edwin berharap pertemuan selama lima hari ini ditindaklanjuti setelah acara berakhir. Komdigi menilai kolaborasi yang berlanjut itulah yang akan menentukan posisi Indonesia sebagai tujuan pengembangan bisnis dan inovasi teknologi di kawasan.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter