Senin, 12 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Sinar Mas dan iFLYTEK Pamerkan Papan Tulis Pintar dan AI Penunjang Tenaga Medis ◆ Jutaan Konten Judol Sudah Diputus, Komdigi Kini Libatkan Mata Warga Memburu Sisanya ◆ Akses Awal Tanpa Fitur Interaksi Jadi Resep Komdigi untuk Layanan Digital Anak ◆ Palu Paripurna DPR Akhiri Era Listyo Sigit Setelah Hampir Enam Tahun Pimpin Polri ◆ Tulang Punggung Data Bansos Digital Sudah Layani 5,4 Juta Keluarga di Masa Uji Coba
HIBURAN

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Indonesia Kehilangan Seniman dan Marhaenis Sejati

Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan adik kandung Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) dini hari di usia 73 tahun di RS Siloam Semanggi, Jakarta, setelah sempat kritis beberapa hari terakhir. PDI Perjuangan menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang selama tujuh hari sebagai penghormatan.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 30 September 2026, 12:17 WIB · Diperbarui 05 Oktober 2026, 03:51 WIB · 4 dibaca
Guruh Soekarnoputra
— Foto: beritasatu.com

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Kabar duka menyelimuti dunia seni dan politik Tanah Air. Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, yang dikenal luas sebagai Guruh Soekarnoputra, meninggal dunia pada Sabtu pagi pukul 04.16 WIB dalam usia 73 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Kabar kepergian Guruh disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melalui keterangan tertulis. Hasto menuliskan ucapan belasungkawa dengan menyebut nama lengkap almarhum, Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno, disertai doa keluarga besar.

Adik kandung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu sebelumnya dikabarkan kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Kondisi kesehatannya dilaporkan menurun dalam beberapa hari terakhir dan mendapat penanganan intensif, sementara keluarga sempat meminta masyarakat mendoakan kesembuhannya sebelum akhirnya kabar duka disampaikan.

Hasto menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas nama partai. Ia menyebut keluarga besar PDI Perjuangan kehilangan sosok Guruh, yang dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai, serta menegaskan penghormatan terbaik akan diberikan melalui Protokol Partai. Sebagai bentuk penghormatan, DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari DPP, DPD, DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari.

Pihak keluarga juga menyampaikan permintaan maaf atas nama almarhum. Keluarga memohon doa agar Guruh husnul khotimah dan diterima segala amal ibadahnya. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta Selatan.

Guruh lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953 sebagai putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno dari pernikahannya dengan Fatmawati. Ia dikenal luas sebagai seniman, budayawan, koreografer, sekaligus politikus yang aktif berkarya di bidang seni dan budaya Indonesia, terutama lewat musik dan tari, dengan karya-karya yang banyak mengangkat unsur budaya serta identitas bangsa.

Sejak kecil Guruh terlatih sebagai penari dan mengasah bakatnya di dunia musik, hingga mendirikan grup kesenian Indonesia Gencar Semarak Perkasa (GSP) Production dan Swara Mahardhika. Pada era 1970-an hingga awal 1990-an, ia juga aktif mengembangkan Gipsy Band serta grup tari Swara Mahardhika dan Trio Bebek. Bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye, Guruh mendirikan grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan, sekaligus menciptakan lagu "Kala Sang Surya Tenggelam" yang kemudian dilantunkan oleh Chrisye. Ia meninggalkan gagasan bahwa musik populer bisa menjadi ruang untuk merawat identitas, memperkenalkan kembali tradisi, dan berbicara tentang Indonesia dengan bahasa yang terus berubah mengikuti zaman.

Selain berkiprah di dunia seni, Guruh juga bergabung dengan PDI pada 1982 dan melanjutkan langkahnya ke PDI Perjuangan sejak 1999. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 1992-1997, dan kembali duduk di kursi legislatif mewakili daerah pemilihan Jawa Timur untuk periode 1999-2024.

Dalam kehidupan pribadinya, Guruh pernah menikah dengan perempuan asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada rentang 2002 hingga 2009.

Kepergian Guruh Soekarnoputra menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi keluarga besar Soekarno dan PDI Perjuangan, tetapi juga bagi khazanah seni budaya Indonesia yang selama puluhan tahun ia perkaya lewat musik, tari, dan gagasan tentang identitas bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter