JAKARTA, DigiTVNews.com — Sinar Mas bersama perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) iFLYTEK memperlihatkan wujud nyata solusi AI untuk sektor pendidikan dan kesehatan. Peragaan itu dilakukan lewat perusahaan patungan mereka, PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS), saat kunjungan ke kantor BTS di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Komisaris PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) David Fernando Audy dan Managing Director Sinar Mas Ferry Salman. Hadir pula Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Edwin Hidayat Abdullah.
Papan tulis yang memandu langkah belajar
Di bidang pendidikan, BTS menunjukkan smart board dan smart whiteboard berbasis AI. Perangkat ini tidak sekadar menggantikan papan tulis biasa. Teknologinya membantu siswa memahami penyelesaian soal tahap demi tahap, sehingga kegiatan belajar di kelas menjadi lebih interaktif.
Perangkat itu merupakan bagian dari iFLYTEK AI Smart Class Solutions, yang memakai model bahasa besar (large language model) yang disesuaikan dengan konteks lokal. Solusi ini dirancang untuk membantu menjawab kekurangan guru di Indonesia. Menurut pemaparan perusahaan, jumlah kekurangannya mencapai sekitar 1,3 juta orang. Teknologi ini juga diharapkan memperkecil jurang kualitas pendidikan antara kota besar dan daerah terpencil.
Di sektor kesehatan, BTS memperkenalkan sistem AI untuk membantu tenaga medis di layanan primer. Sistem ini dapat mencocokkan gejala pasien dengan kemungkinan diagnosis. Selain itu, sistem membantu menilai apakah penggunaan obat sudah sesuai.
Solusi tersebut ditopang Spark Medical Large Model milik iFLYTEK. Model ini mencakup dukungan keputusan klinis, pengelolaan pasien setelah diagnosis, dan peresepan berbasis bukti. Inisiatif ini juga diarahkan untuk mempercepat skrining tuberkulosis, serta mengatasi kekurangan tenaga medis dan data kesehatan yang tersebar di banyak sistem.
Edwin Hidayat Abdullah menilai inovasi yang ditunjukkan BTS menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan. Menurut dia, kehadiran AI memang dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Ferry Salman mengingatkan bahwa pengembangan AI perlu berjalan bersama aturan, termasuk pengawasan dan pengendalian. Ia menegaskan inklusivitas sebagai hal terpenting agar teknologi ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.
BTS dibentuk oleh PT DSST Mas Gemilang (DSST), anak usaha DSSA di bawah Sinar Mas, bersama iFLYTEK Co., Ltd. Kemitraan ini diumumkan pada Maret 2026. Pada tahap awal, fokusnya ada di pendidikan dan kesehatan. Cakupannya direncanakan meluas ke telekomunikasi, keuangan, dan energi, dengan target menciptakan standar baru penerapan AI di Indonesia dan kawasan ASEAN.
Vice President iFLYTEK Smart Healthcare Liu Yang sebelumnya menyebut kolaborasi ini bertujuan memperluas pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas. Peragaan di Jakarta menjadi gambaran bahwa rencana itu mulai bergerak menjadi produk yang bisa dilihat dan dicoba.
Belum ada komentar yang ditayangkan.