Senin, 24 Agustus 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Ribuan Robot "Turun Gelanggang" di Beijing, Ini yang Terjadi di World Humanoid Robot Games 2026 ◆ 99,9% Beres! Jaringan BTS di NTT Nyaris Pulih Total Pasca Gempa ◆ Jadi Orang Tua Zaman Now: Lebih Baik Mentor Digital, Bukan Polisi Siber ◆ Pinjol Makin Gampang Diakses, Tapi Jangan Sampai Kalap: Ini Pentingnya Literasi Keuangan Digital ◆ Indonesia Kebut Roket Buatan Sendiri, BRIN Bidik Uji Terbang di 2029
TEKNOLOGI

Ribuan Robot "Turun Gelanggang" di Beijing, Ini yang Terjadi di World Humanoid Robot Games 2026

Lebih dari 2.000 robot humanoid dari 666 tim di 16 negara bertanding di Beijing dalam World Humanoid Robot Games edisi kedua, mulai 22 Agustus 2026. Selain cabang lama seperti lari dan sepak bola, tahun ini ada tarik tambang dan angkat besi sebagai cabang baru.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 24 Agustus 2026, 14:53 WIB · Diperbarui 24 Agustus 2026, 14:54 WIB · 2 dibaca
World Humanoid Robot Games 2026
— Foto: www.youtube.com

Bayangin stadion penuh atlet, tapi bukan manusia yang lomba lari, main bola, atau tarik tambang, melainkan robot humanoid. Itulah yang terjadi di Beijing sejak 22 Agustus 2026, saat World Humanoid Robot Games edisi kedua resmi dibuka di National Speed Skating Oval, alias "Ice Ribbon".
Skalanya jauh lebih besar dari tahun lalu. Kalau di 2025 ada 280 tim dengan sekitar 500 robot, tahun ini melonjak jadi 666 tim dari 16 negara yang membawa lebih dari 2.000 robot humanoid untuk bertanding di 51 cabang selama lima hari. Dua cabang baru pun ikut nambahin keseruan: tarik tambang dan angkat besi, melengkapi cabang lama seperti lari 100 meter dan sepak bola.
Upacara pembukaannya sendiri nggak kalah megah dari Olimpiade beneran. Ada 36 robot dengan tangan lima jari yang mirip manusia, tampil main musik bareng musisi asli dalam pertunjukan bertajuk "Melody of the Future". Ada juga parade tim, formasi robot, sampai momen simbolis penyalaan "Zhixin" atau chip kecerdasan, semacam obor Olimpiade versi robot, yang dinyalakan lewat robot yang memanah.

Beijing Hosts World Humanoid Robot Games
Foto: www.brandsynario.com

Soal kualitas robotnya sendiri, ada progres yang cukup mencolok dibanding tahun lalu. Kalau di 2025 robot-robot masih sering oleng dan jatuh bergantian di lapangan sepak bola, tahun ini beberapa robot bahkan tampil main tenis dan tenis meja, termasuk nomor ganda campuran bareng manusia. Ada juga cerita viral soal robot bernama "Lightning" yang di sesi uji coba sempat mencatat waktu lari 100 meter lebih cepat dari rekor dunia Usain Bolt, meski tetap perlu diverifikasi lebih lanjut karena beda konteks kompetisi.
Ajang ini digelar oleh Pemerintah Kota Beijing, China Media Group, World Robot Cooperation Organization, dan Asia-Pacific Robot World Cup International Council. Buat industri robotika, event kayak gini bukan cuma soal hiburan atau pamer teknologi, tapi juga jadi tolok ukur seberapa jauh robot humanoid berkembang, dari yang tadinya cuma bisa jalan pelan-pelan, sekarang mulai bisa gerak lincah, presisi, bahkan "berkolaborasi" sama manusia di satu lapangan yang sama.
Kira-kira tahun depan bakal secanggih apa lagi ya robot-robot ini?

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT