Jumat, 04 September 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Kebakaran Lahan Kosong Bikin Pisangan Ciputat Diselimuti Asap Tebal ◆ Bukan Sekadar Komedi, "Agensi Rumah Tangga" Bawa Pesan Buat Perempuan Pekerja ◆ Merasakan Langsung "Ruang Bergerak" Premium ala XPENG New X9 ◆ Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang ◆ Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
HIBURAN

Bukan Sekadar Komedi, "Agensi Rumah Tangga" Bawa Pesan Buat Perempuan Pekerja

Starvision gelar press screening film komedi "Agensi Rumah Tangga" garapan sutradara Naya Anindita, diadaptasi dari novel karya Almira lewat skenario Upi. Film yang dibintangi Enzy Storia, Afgan, dan Fita ini mengangkat perjuangan perempuan pekerja lewat karakter Katia, ditutup penampilan spesial Afgan membawakan OST film. Tayang 10 September di bioskop.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 03 September 2026, 10:15 WIB · Diperbarui 04 September 2026, 04:04 WIB · 9 dibaca
para Cast dan jajarannya film Agensi Rumah Tangga
— Foto: Digi TV News

Starvision kembali menghadirkan tontonan segar lewat “Agensi Rumah Tangga”, film komedi terbaru arahan sutradara Naya Anindita yang sukses membuat penonton di sesi press screening tertawa lepas sekaligus terenyuh. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 10 September 2026, lengkap dengan promo menarik beli 1 tiket gratis 1 untuk hari pertama penayangan, serta special show akhir pekan di sejumlah kota.

Produser sekaligus rumah produksi Starvision, Chand Parwez, menyebut film ini sebagai tontonan yang pas untuk kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, “Agensi Rumah Tangga” berhasil memadukan unsur komedi dengan momen-momen yang menyentuh hati, sebuah kombinasi yang menurutnya jarang ditemukan dalam satu paket cerita.

Chand Parwez
Foto: Digi TV News

Diadaptasi dari skenario garapan Upi Avianto berdasarkan novel karya Almira Bastari, film ini digarap dengan pendekatan yang cukup unik dari sisi penyutradaraan. Naya Anindita mengungkap proses pembuatan karakter dilakukan lewat reading satu per satu bersama para pemain, memastikan setiap tokoh punya keunikan masing-masing tanpa saling menenggelamkan porsi karakter lain, meski durasi film terbatas.

Salah satu momen menarik datang dari proses kreatif pembentukan karakter Astrid. Naya, yang mengaku sesama "Sunda pride" dengan sang pemeran, menceritakan bagaimana ia terinspirasi dari konten media sosial Astrid yang terasa relate dengan pengalamannya sendiri sebagai orang Sunda yang baru merantau ke Jakarta, sebuah ide yang kemudian diterjemahkan Upi langsung ke dalam skenario.

Naya Anindita
Foto: Digi TV News

Penulis skenario, Upi, menegaskan satu prinsip penting yang ia pegang selama proses penulisan, yaitu meski mengangkat komedi seputar profesi Asisten Rumah Tangga (ART), film ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menertawakan profesi tersebut. “Kita tidak menertawakan mereka, tapi kita tertawa bersama mereka,” tegasnya. Dengan sebelas lebih karakter yang tampil, Upi mengaku menikmati tantangan membagi porsi komedi secara adil, sekaligus menyelipkan empati terhadap perjuangan di balik profesi yang kerap dipandang sebelah mata itu.

Penulis novel aslinya, Almira, mengaku terharu melihat karyanya dihidupkan jauh melampaui bayangannya sendiri. Ia berharap film ini bisa membuat penonton lebih menghargai profesi apa pun setelah menontonnya.

Salah satu sorotan utama datang dari karakter Katia, diperankan Enzy Storia, yang membawa suara perempuan pekerja di tengah situasi ekonomi yang serba sulit. Enzy mengaku karakter ini sangat relate dengan banyak orang, terutama di tengah maraknya PHK dan sulitnya mencari pekerjaan belakangan ini. “Nggak ada pekerjaan yang kecil, karena pekerjaan yang halal itu pasti berarti,” ujarnya.

Enzy Storia
Foto: Digi TV News

Chemistry antara Enzy dan Afgan, yang memerankan karakter Kafka, turut jadi sorotan menarik mengingat keduanya memang bersahabat di kehidupan nyata. Enzy bercanda soal bagaimana mereka berusaha tetap profesional syuting adegan-adegan intens, meski menurutnya rekan pemain lain, Fita Anggriani, kerap “menghancurkan keprofesionalan” mereka di lokasi syuting dengan tingkah kocaknya, yang justru menurut Enzy jadi bukti bakat akting Fita yang mumpuni.

Bagi Afgan sendiri, tawaran memerankan Kafka jadi kesempatan berharga untuk kembali ke dunia film lewat peran utama, sekaligus pengalaman pertamanya bekerja sama dengan Starvision. Tantangan terbesar baginya adalah membedakan karakter Kafka dari dirinya sendiri, mengingat keduanya sama-sama berprofesi sebagai penyanyi. Ia pun membentuk Kafka sebagai sosok yang lebih santai dan easy going dibanding dirinya di kehidupan nyata.

Afgan
Foto: Digi TV News

Sementara itu, Nazira C Noer menyampaikan kesan paling mendalam soal makna film ini baginya secara personal. Ia mengaku dirinya sendiri pernah menjadi sosok “Katia” di tahun 2016, sebelum akhirnya berani “membuka jendela” karier sendiri hingga sampai di titik sekarang.

Rangkaian press conference sore itu ditutup dengan momen spesial penampilan langsung dari Afgan yang membawakan lagu terbarunya yang dipakai sebagai original soundtrack film “Agensi Rumah Tangga”. Penampilan ini sekaligus jadi pemanasan bagi penonton yang hadir untuk semakin antisipasi menyaksikan film ini secara utuh di bioskop.

penampilan spesial Afgan ft Enzy
Foto: Digi TV News

Dengan balutan komedi yang hangat namun tetap menyentuh isu sosial nyata seputar perjuangan pekerja rumah tangga dan perempuan yang terus berjuang di tengah tekanan ekonomi, “Agensi Rumah Tangga” siap menyapa layar bioskop Indonesia dalam waktu dekat. Jangan lupa untuk nonton film “Agensi Rumah Tangga” tanggal 10 September di seluruh bioskop kesayangan anda!

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter